Selama dua hari kemarin, saya mendapat kunjungan yang mengejutkan dari seorang jenius lain di negeri ini, weniar pramesti. Mengejutkan karena wenny hadir begitu saja dari Jakarta setelah saya mengabari sehari sebelum saya memberikan Guest Lecture di Kampus Universitas Udayana bersama-sama dengan Ir. Adi Nugroho dari Jogyakarta serta Putu Edy Semara. Just like that, yang sejujurnya sesaat saya sempat menyangsikan ketika wenny menyampaikan bahwa dia akan tiba jam 9.20 di Bali. Yang membuat saya respect, nyaman dan terkesan pada saat bersama weniar pramesti adalah aura kesederhanaan, to the point, jujur dan jauh berlawanan dengan apa yang telah dia raih dan hasilkan dalam berkreatifitas.

behind the screen...that is what she call it
Hanya satu hal, I noticed that she sleep quiet a lot. Tadi jam 3 sore weniar pramesti mengabari bahwa dia telah tiba di Jakarta setelah dalam penerbangan dengan cuaca buruk, serta baru saja bangun dari tidur. zzz..zzz…zz, hope to see you again.
Categories: influenced, inspiration, my words
Tags: architect, Bali, indonesia, international, Ir. Adi Nugroho, Kampus, Putu Edy Semara, Udayana, weniar pramesti, yoka sara
Comments: 1 Comment.
